Tips Lulus Tes Wawancara Kerja

Tips Lulus Wawancara - Banyak pelamar kerja gagal saat tes wawancara kerja. Sayang sekali, padahal tes tertulis psikotest hasilnya bagus. Ya, bagi sebagian orang interview atau wawancara kerja memang momok yang menakutkan,  sehingga banyak pelamar kerja gagal melewati proses tes ini.
Berikut inji 6 tips agar Anda bisa lulus wawancara kerja:

1. Perhatikan penampilan

Sebelum Anda melakukan tes wawancara kerja ada baiknya Anda memperhatikan penampilan. Kenakankan pakaian formal seperti kemeja warna terang namun tidak mencolok. Jangan jangan pernah Anda menggunakan jeans untuk wawancara. Ingat, penampilan merupakan nilai awal Anda saat menghadapi pewawancara.

2. Ketuk pintu dan bersalaman

Setelah nama Anda dipanggil untuk memasuki ruangan wawancara kerja, ketuklah pintu terlebih dahulu lalu memberi salam. Setelah dipersilahkan masuk, segeralah Anda menjabat tangan pewawancara. Ini penting untuk mencairkan suasana tegang saat proses wawancara. Jangan lupa memberikan sedikit senyuman

3. Lakukan kontak mata

Jangan mengalihkan pandangan mata dari mata pewawancara. Artinya, saat Anda mendengar dan kemudian menjawab pertanyaan pewawancara, usahakan melakukan kontak mata dengan pewawancara.
Pandang pewawancara dengan tatapan yang wajar (eye contact). Tidak memandang dengan tajam karena ingin tampak percaya diri atau terlalu banyak berkedip yang menunjukkan kegugupan.
Tampilkan wajah yang ramah (pleasant face). Ini dapat dibiasakan dengan berlatih didepan kaca, walaupun pada kepribadian tertentu, wajah ramah ini selalu terlihat natural, tanpa harus berlatih yang kadang justru membuat keramahan seseorang tampak dibuat-buat.
Tatapan Anda jangan kosong, melamun, ataupun menghindari kontak mata langsung. Hal ini untuk menimbulkan kesan bahwa Anda orang yang sangat serius untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan mereka.

4. Jangan menjawab bertele-tele

Berikan Dalam wawancara kerja, berikan jawaban-jawaban yang jelas, fokus dan tidak bertele-tele. Jawaban yang berputar-putar menggambarkan Anda tidak bisa fokus pada suatu masalah.
Tunjukkan semangat (full energy) dan optimisme (optimism) dalam menjawab tiap pertanyaan. Pelamar dengan jawaban jelas, cerdas, cepat dan tepat biasanya akan sukses melewati tes wawancara kerja.
Tunjukkan bahwa anda siap bekerja secepatnya dan yakinkan bahwa anda mampu menjalankan pekerjaan ditawarkan.

5. Jaga emosi saat wawancara kerja

Biasanya saat tes interview para pewawancara akan menanyakan tentang tempat kerja Anda sebelumnya, kemudian alasan Anda pindah atau keluar daru perusahaan sebelumnya. Tips atas pertanyaan ini, jangan sampai Anda menjelek-jelekkan tempat kerja Anda sebelumnya, apalagi menceritakan masalah Anda dengan perusahaan lama.
Jawablah pertanyaan tadi dengan sopan, diplomatis dan tidak menjelek-jelekkan tempat kerja sebelumnya. Anda bisa menjawab secara diplomatis, misalnya, “Saya pindah dari perusahaan lama karena melihat peluang kerja yang lebih baik pada perusahaan ini.”


EmoticonEmoticon