Jangan Lakukan Hal Ini Saat Membuat Lamaran Kerja !

Jangan Lakukan Ini Saat Membuat Lamaran Kerja - Membuat lamaran kerja yang baik memang bukan perkara mudah, namun bagaimanapun juga harus diperjuangkan agar bisa menghasilkan yang terbaik. Ada banyak hal yang harus diperhatikan saat membuat lamaran kerja mulai dari kesesuaian antara latar belakang pendidikan Anda dan jenis lowongan yang ditawarkan perusahaan, cara penulisan surat lamaran, tata bahasa dan lain sebagainya. 
Setelah semua sudah dipastikan baik, barulah Anda bisa mengirimkan surat lamaran tersebut ke alamat perusahaan yang dituju. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam membuat lamaran kerja. Beberapa kesalahan yang sering terjadi saat membuat lamaran kerja bisa jadi karena beberapa hal di bawah ini :

1. Tidak mengenali kebutuhan perusahaan

Dalam membuat surat lamaran kerja, Anda tidak tahu hal-hal apa saja dan orang seperti apa yang diinginkan oleh perusahaan yang Anda lamar. Padahal, bila Anda cermat, kebutuhan perusahaan tersebut tertera di iklan lowongan pekerjaan mereka.

2. Tidak menunjukkan kompetensi Anda

Anda mungkin saja orang yang terampil dan berpengalaman untuk posisi yang diiklankan itu. Sayangnya, Anda tidak menunjukkan kompetensi Anda tersebut di surat lamaran yang Anda buat. Dengan kata lain, Anda tidak bisa “menjual” diri sehingga perusahaan tidak tertarik “membeli” keterampilan dan pengalaman Anda tersebut.

3. Menggunakan bahasa yang informal

Anda menggunakan bahasa yang informal (misal bahasa gaul atau daerah) dalam membuat surat lamaran kerja. Selain tidak profesional, bahasa informal seperti itu menunjukkan bahwa Anda tidak lebih baik dari para pelamar lain.

4. Menggunakan tata bahasa yang salah

Anda menggunakan tata bahasa yang salah (baik bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia) ketika membuat surat lamaran kerja. Hal ini menunjukkan kepada perusahaan bahwa Anda tidak memiliki keterampilan bahasa yang baik dan benar.

5. Mengetiknya dengan tidak rapi

Anda tidak memperhatikan jenis dan ukuruan huruf, jarak spasi, batas (margin), dan jenis kertas sehingga surat lamaran yang Anda ketik tidak rapi. Ketidakrapian ini membuat pihak personalia dengan cepat membuang surat lamaran kerja Anda karena mengasumsikan Anda orang yang tidak kompeten.
Untuk menghindari kesalahan ini, buatlah surat lamaran Anda dengan memperhatikan hal-hal berikut:
  • Jenis huruf standar dan formal, yaitu Times New Roman, Arial, atau Trebuchet MS berukuran 11 atau 12 ppt
  • Jarak spasi 1 atau 1,5
  • Jenis kertas A4
  • Batas (margin) atas, kanan, bawah, dan kiri standar, yaitu 1 inci (2,54 cm)

6. Bertele-tele

Surat lamaran yang Anda tulis mencatumkan berbagai informasi yang tidak penting dan tidak relevan sehingga panjangnya lebih dari satu halaman. Surat lamaran kerja yang bertele-tele seperti itu tentunya tidak akan mengesankan pihak personalia.

7. Tidak memeriksa surat lamaran yang telah dibuat

Anda tidak memeriksa surat lamaran yang hendak dikirim sehingga banyak kesalahan ketik, tata bahasa tidak baik, alamat yang dituju salah, dan sebagainya. Andaikan Anda sebagai staf personalia yang membaca surat lamaran kerja seperti itu, apa yang Anda yang Anda lakukan? Buang!
Dengan mengetahui tujuh kesalahan yang saya paparkan di atas, besar kemungkinan surat lamaran kerja Anda berikutnya akan lebih baik sehingga peluang Anda dipanggil untuk tahap tes berikutnya semakin besar.


EmoticonEmoticon