Ini Alat Dan Bahan Untuk Membuat ID Card

Alat Dan Bahan Membuat ID Card - Membuat ID Card bisa menjadi salah satu usaha rumahan yang cukup menguntungkan, selain karena harga alat dan bahan yang tidak terlalu mahal, konsumen pengguna ID Card juga cukup banyak. Konsumen ini misalnya dinstansi pendidikan, perusahaan, organisasi, komunitas, dan atau kelompok masyarakat lainnya.
Peralatan yang digunakan untuk membuat ID Card tidaklah terlalu banyak, bahan yang digunakan pun juga bisa dari kertas yang bisa dibeli di toko kertas, atau pun dengan bahan PVC yang bisa dibeli dalam bentuk lembaran dan bisa juga dibeli dalam bentuk ID Card Instant.
Beberapa alat dan bahan yang digunakan untuk membuat ID Card diantaranya adalah :

1. Kamera


Kamera menjadi salah satu alat yang digunakan untuk menciptakan image gambar berupa foto yang akan dicetak dalam ID Card. Ada banyak jenis dan merek kamera yang bisa digunakan, dari kamera pocket hingga kamera DSLR yang memiliki resolusi tinggi.

Adapun kamera yang baik digunakan untuk membuat foto ID Card adalah kamera digital jenis DSLR (digital single lens reflex), yakni kamera yang memanfaatkan cermin untuk mengarahkan cahaya dari lensa ke viewfinder. Kelebihan dari kamera DLSR ini selain hasil gambarnya yang bagus, kamera jenis ini juga mampu menyimpan file foto dalam bentuk digital.
Agar gambar yang dihasilkan dari pemotretan bisa maksimal, maka membutuhkan beberapa peralatan pendukung seperti lampu flash/blitz, tripot, dan background yang digunakan sebagai latar belakan obyek yang akan dipotret.  Biasanya background yang dibutuhkan adalah warna biru, warna merah dan bisa juga ditambah dengan background gradasi warna-warni.

2. Komputer


Satu set komputer dibutuhkan untuk membuat desain dan mencetak ID Card. Beberapa software yang digunakan untuk proses ini adalah software desain berbasis vektor seperti Corel Draw atau bisa juga menggunakan Adobe Ilustrator. Sedangkan untuk mengolah image foto bisa menggunakan Adobe Photoshop. Image foto yang dihasilkan dari kamera DSLR masih perlu diolah agar hasilnya bisa maksimal. Setidaknya dengan bantuan komputer foto bisa di-resize sesuai ukuran ID Card yang dibutuhkan.

3. Printer ID Card


Untuk mencetak desain yang telah dihasilkan komputer maka dibutuhkan printer yang bisa digunakan untuk mencetak bahan PVC. Printer ini bisa berupa printer khusus ID Dard maupun printer digital lainnya. Adapun beberapa merek printer untuk mencetak kartu ini misalnya merek Fargo, Zebra, Datacard, Evolis, Nisca, HiTi, Pointman dan lain-lain.
Sebenarnya semua Printer InkJet bisa dipakai untuk mencetak ID Card, hanya saja untuk menghasilkan cetakan yang bagus perlu dipilih printer yang hasil cetaknya tajam. Tingkat kualitas gambar hasil printer biasanya dinyatakan dalam dots per inch atau DPI. Semakin tinggi angka resolusi DPI, semakin baik gambar yang akan tercetak.

4. Mesin Laminasi


Mesin laminasi merupakan salah satu alat yang berfungsi untuk melekatkan bahan PVC yang dicetak agar dapat menempel dengan kuat. Ukuran mesin laminasi sendiri secara umum terdiri dari 3 ukuran, yakni ukuran kecil untuk melaminasi ID Card atau KTP, ukuran sedang sebesar kertas A3, serta ukuran besar yang dapat melaminasi kertas yang besarnya hingga 450 cm. Untuk kebutuhan laminasi ID Card Anda bisa menggunakan ukuran mesin laminasi kecil atau pun yang sedang.
Dari setiap mesin laminasi memiliki dua pilihan sistem pemanas, yaitu system Hot Shoe (Tube) yang memiliki kelebihan pemanasannya lebih cepat dan yang kedua sistem Mica Heating yang proses pemanasannya lebih stabil.

5. Mesin Plong/ ID Card Punch Machine


ID Card Punch Machine atau yang lebih dikenal dengan alat plong ini memiliki desain untuk pengoperasian yang mudah dan dan dapat dikerjakan secara manual karena tidak membutuhkan listrik.
Alat ini memiliki ukuran potong 54 x 86 dan digunakan untuk memotong hasil cetakan ID Card dengan hasil potongan yang bersih dan rapi.

6. ID Card Hole Maker


ID Card Hole Maker merupakan alat berbentuk seperti Tang yang berfungsi untuk membuat lubang pada ID Card. Pada umumnya tang jenis ini yang beredar di pasaran memiliki dua bentuk lubang yang dihasilkan, yakni bentuk oval dan bentuk lingkaran.
Untuk tang yang menghasilkan lubang bentuk oval memiliki ukuran lubang 3mm x 13 mm. Sedangkan lubang yang berbentuk lingkaran pada ID Card memiliki beberapa pilihan diameter yaitu 3mm, 4mm, dan 5mm.

7. Bahan PVC ID Card


Bahan baku untuk membuat ID Card yang paling umum digunakan adalah bahan PVC. Bahan ini banyak beredar di pasaran dalam 3 warna yakni putih polos, warna silver dan warna gold.
Bahan PVC terdiri dari tiga lapis, yakni 2 bahan transparan yang memiliki ketebalan sekitar 0,15 mm digunakan sebagai media untuk dicetak, dan 1 bahan PVC tebal (0,46 mm) yang digunakan sebagai tempat untuk menempelkan kedua bahan transparan tersebut.
Adapun ukuran bahan PVC yang dijual bisa berbentuk lembaran besar (20×30 cm) ataupun dapat dipilih bahan PVC Instant dengan ukuran 54mm x 86mm. Masing-masing ukuran ini biasanya dijual dalam jumlah 50 set/pak.

8. Tempat ID Card

ID Card dari bahan PVC selain dapat dilubangi langsung, juga tersedia tempat ID Card yang dapat diberi tali gantungan. Ada beragam warna dan bahan dasar yang tersedia di pasaran, mulai dari bahan plastik, kain, kulit atau bahan sintetis lainnya.

9. Tali ID Card


Tali ID Card berfungsi untuk gantungan yang biasa dipakai dengan cara dikalungkan di leher. Selain dalam bentuk tali gantungan ada juga tali yang dikaitkan dengan Yoyo ID Card yang bisa dipakai pada saku baju.








Tips Membuat Nama Perusahaan Yang Bagus

Tips Membuat Nama Perusahaan - Salam Sukses, Bagi sebagian besar pengusaha saat ini, membuat nama perusahaan merupakan sesuatu yang penting dan sangat dipertimbangkan secara matang. Dari nama inilah jenis produk dan layanan perusahaan akan dikenal oleh masyarakat luas. Ia akan mewakili karakter perusahaan yang dibangun, menjadi identitas untuk membedakan dari perusahaan lainnya, menjadi jaminan atas mutu barang atau jasa, dan bisa menunjukkan darimana asal barang ataupun layanan jasa.
Mencari nama perusahaan, hampir sama pentingnya dengan saat mencari nama untuk bayi yang baru lahir. Di dalamnya terdapat banyak harapan, doa dan cita-cita, maka tak heran jika dalam membuat nama tak sedikit para pengusaha yang masih mempertimbangkan hoki dan peruntungannya.
Ada banyak cara untuk bisa melahirkan nama perusahaan yang bagus, berikut ini tips-tips dalam membuatnya :

1. Menggunakan kata yang pendek

Membuat nama perusahaan akan lebih baik apabila menggunakan kata yang singkat, padat dan jelas. 1 (satu) hingga 4 (empat) suku kata sangat disarankan, apabila lebih dari empat suku kata bisa menggunakan akronim sehingga nama bisa lebih pendek. Penggunaan kata yang lebih pendek ini bertujuan agar lebih mudah diingat dan diucapkan oleh siapapun yang akan menggunakan produk ataupun jasa perusahaan. Semakin pendek nama perusahaan maka akan semakin baik.
Produk-produk maupun nama perusahaan yang populer dan sukses membangun mereknya saat ini sebagian besar memiliki nama yang lebih pendek, misalnya merek SHARP, SAMSUNG, GOOGLE, HONDA, JOGER, INDOMIE dan lain sebagainya. Sedangkan untuk nama perusahaan yang panjang biasanya akan menggunakan nama akronim ataupun nama depannya, misalnya BCA (Bank Central Asia), INDOSIAR (Indosiar Visual Mandiri), TIKI (Citra Van Titipan Kilat) dan lain-lain. Merek dengan kata yang pendek ini biasanya akan dikenalkan melalui logo yang disebar melalui media promosi.


Mengenalkan nama perusahaan dengan suku kata yang lebih pendek memiliki banyak keuntungan, salah satunya bisa menjadi sarana promosi yang praktis. Orang tidak akan kesulitan menyebut merek saat terjadi obrolan, baik untuk mengingatnya ataupun melafalkannya. Perlu diingat bahwa promosi dari mulut ke mulut merupakan salah satu proses promosi yang efektif.

2. Nama mudah untuk ditulis

Selain nama perusahaan mudah diingat dan diucapkan, akan lebih baik lagi apabila nama tersebut juga mudah ditulis. tak sedikit seorang konsumen yang merekomendasikan sebuah merek melalui tulisan, baik melalui SMS, BBM, email atau media tulis lainnya.
Sebagai contoh, orang Indonesia akan lebih mudah menulis SoKlin daripada menulis SoClaen, mudah menulis SERIUS daripada harus menuliskan SHERIOUS, begitu juga penulisan kata JAMANDULU akan lebih mudah jika dibandingkan dengan menulis DJAMANDOELOE. Dengan menggunakan nama yang mudah ditulis tentu akan sangat membantu konsumen maupun pemasar dalam menyebarkan nama perusahaan ke orang lain.

3. Menghubungkan nama dengan identitas bisnis

Menghubungkan nama perusahaan dengan identitas bisnis banyak dilakukan oleh perusahaan dalam negeri maupun mancanegara. Memberikan nama dengan cara ini berfungsi untuk mempercepat dalam membangun persepsi perusahaan di benak konsumen. Apa dan bagaimana tentang perusahaan dapat diidentifikasikan dengan mudah melalui nama perusahaan.

Beberapa contoh nama perusahaan yang berhubungan dengan identitas bisnis misalnya perusahaan yang memproduksi minuman teh kesegaran dengan merk FreshTea, perusahaan jual beli rumah dengan nama Indohouse, perusahaan tekstil dengan nama Sritex, dan lain sebagainya.

4. Mampu memunculkan kesan pada nama perusahaan

Mampu memunculkan kesan yang unik ketika orang lain membaca ataupun mendengar nama perusahaan bisa menjadi salah satu cara mencuri perhatian calon konsumen. Setelah mampu mencuri perhatian konsumen proses selanjutnya bisa membangun agar calon konsumen tersebut memiliki ketertarikan yang kuat untuk mengetahui apa dan bagaimana produk yang ditawarkan oleh perusahaan.

Kesan unik dapat dibentuk dengan berbagai macam cara, hal ini biasanya akan melibatkan faktor emosi ketika merancang nama perusahaan. Faktor emosi ini bisa berupa emosi marah, sedih, kaget, takut, atau lainnya. Merek-merek yang dengan cepat dapat mencuri perhatian konsumen sering kali dapat ditemukan dalam bisnis kuliner ataupun usaha-usaha di UMKM, misalnya Bakso GRANAT, Es POCONG, Warung Makan SAMBAL PETIR, dan lain-lain. 
Memunculkan kesan unik tak selamanya harus menggunakan nama-nama yang heboh. Kesan keceriaan, kelembutan, cinta ataupun yang lainnya juga dapat dilakukan untuk memberi nama usaha/perusahaan. Beberapa nama usaha yang menggunakan kesan ini misalnya BEHATI, SUTRA, SOFTIES, dan lain sebagainya.

5. Punya cerita dibalik nama

Cerita dibalik nama perusahaan secara tidak langsung bisa menjadi media promosi, nama yang mampu menarik perhatian biasanya akan lebih dapat “memaksa” orang-orang yang mendengar dan melihat nama perusahaan untuk membicarakannya. Semakin banyak dibicarakan orang semakin baik, efeknya secara otomatis nama perusahaan semakin populer di masyarakat.
Membuat penasaran dengan nama perusahaan seringkali menjadi salah satu cara untuk menarik perhatian orang lain untuk bertanya. Nama tersebut biasanya akan menjadi bahan pertanyaan dan obrolan dengan rekan bisnis maupun konsumen. Mereka biasanya akan bertanya-tanya tentang makna dan cerita dibalik nama perusahaan yang dibuat.
Untuk merangkai cerita, biasanya perusahaan memberi nama akan disesuaikan dengan filosofi yang ada di perusahaannya. Bagi perintis usaha, nama perusahaan biasanya bersifat sangat personal, bisa diangkat dari kisah perjuangannya, harapan-harapan pribadinya, ataupun diambilkan dari salah satu nama anggota keluarganya yang paling ia sayangi.

6. Menggunakan Bahasa Daerah

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan nama perusahaan yang bagus yakni dengan menggunakan bahasa daerah. Tak sedikit nama perusahaan yang ada di Indonesia saat ini menggunakan bahasa daerah, tempat dimana perusahaan tersebut dirintis.

Menggunakan bahasa daerah bukanlah sesuatu yang buruk, justru dengan menggunakan bahasa daerah perusahaan banyak yang bisa Go Internasional dan secara tidak langsung akan membawa nama baik daerahnya. Think Globally, Act Locally saat ini telah menjadi salah satu gerakan yang popuer diberbagai negara. Mereka pada berlomba mengangkat potensi lokal untuk dikenalkan pada dunia luar. Beberapa nama perusahaan yang menggunakan bahasa daerah misalnya Podomoro, Danarhadi, Martha Tilaar, Jiwasraya, Majalah Swa, dan lain-lain.
Nama-nama dengan menggunakan bahasa Sunda, bahasa Sansekerta, Bahasa Kawi, ataupun lainnnya hingga saat ini semakin sering ditemukan. Dengan menggunakan bahasa daerah, untuk mendapatkan pembendaharaan kata yang singkat, padat dan jelas biasanya masih banyak dan bisa digunakan untuk nama usaha.

7. Cek nama domain

Setelah nama perusahaan didapatkan, ada hal yang tidak kalah penting adalah mengecek nama domain di penyedia web hosting. Mendapatkan nama domain komersial yang memiliki suku kata pendek saat ini semakin sulit didapatkan, apalagi yang masuk dalam kateorti Top Level Domain seperti .com (dot comercial). Hampir kata-kata umum yang terdiri dari dua-tiga suku kata sudah hampir dibilang langka.
Pentingnya mengecek keberadaan nama domain perusahaan di internet adalah apabila suatu saat perusahaan yang dibangun akan melakukan promosi melalui situs web, domain masih tersedia. Jika nama domain sudah dipakai oleh orang lain maka sebenarnya kita sudah kalah beberapa langkah. Mau tidak mau harus mencari alternatif nama lain atau menambahkan suku kata baru. Padahal sebagaimana membuat nama perusahaan, membuat nama domain semakin pendek juga semakin baik.

8. buat desain logo yang sesuai dengan karakter nama

Untuk menyempurnakan nama perusahaan, membuat logo bisa dilakukan dengan menyesuaikan berbagai unsur visual dengan karakter nama perusahaan. Pembuatan logo ini berfungsi untuk penanda sekaligus pembeda bisnis kita. Selain itu logo bisa berfungsi sebagai sarana membangun persepsi di benak konsumen agar mereka tau tentang keunggulan dan kualitas bisnis yang akan dirintis.

Beberapa kriteria logo yang bagus diantaranya memiliki bentuk yang unik sehingga berbeda dengan perusahaan kompetitor dan bisnis-bisnis lainnya, sederhana dan dapat diaplikasikan di berbagai media, mudah dikenali dan diingat oleh konsumen dalam berbagai ukuran, dan logo perusahaan dapat digunakan dalam waktu yang lama untuk mewakili karakter bisnis. 
Membuat nama perusahaan yang bagus memang banyak hal yang musti diperhatikan. Karena nama perusahaan akan menjadi ujung tombak dalam melakukan kegiatan promosi. 






Daftar Peralatan Usaha Video Shooting Pernikahan

Alat Video Shooting Pernikahan -  Salam Sukses. Membuat usaha video shooting pernikahan meskipun terkadang terlihat sepele namun profesi ini merupakan salah satu bisnis yang tak ada matinya, karena hampir setiap orang yang masih lajang bisa dipastikan ingin menikah dan ingin memiliki dokumentasi pernikahannya.
Mendirikan usaha video shooting pernikahan bukanlah sesuatu yang sulit, usaha bisa dimulai dengan peralatan sederhana dengan melayani konsumen menengah kebawah dan juga bisa menggunakan peralatan yang lebih canggih yang melayani konsumen menengah atas.
Apapun segmen pasar yang akan dituju, secara prinsip peralatannya yang digunakan sebenarnya hampir sama. Perbedaan terletak pada jenis/kualitas peralatan yang digunakan, kecakapan SDM-nya, kecepatan pelayanan dan juga strategi promosi yang dilakukan. Semakin canggih peralatannya tentu semakin mahal harganya, semakin cepat dan baik pelayanannya tentu akan memiliki harga lebih tinggi, apalagi didukung dengan sumber daya manusia yang mumpuni tentu akan dapat meningkatkan harga jual video. Begitu pula dengan promosi, apabila promosi usaha video shooting pernikahan dilakukan dengan baik maka ia akan dapat menggapai pangsa pasar yang lebih luas.
Secara garis besar, beberapa peralatan yang biasanya digunakan untuk usaha video shooting pernikahan diantaranya adalah :

1. Alat perekam gambar berupa Kamera Video.

Kamera video untuk usaha video shooting pernikahan memiliki banyak sekali ragam maupun mereknya. Untuk usaha video yang paling minim budget biasanya dapat menggunakan kamera Handycam untuk merekam gambar sekaligus suara. Jika dulu kamera biasanya masih menggunakan kaset/tape VHS, Betacam, MiniDV, namun seiring berkembangnya teknologi saat ini kamera Handycam sudah banyak yang tersedia dengan kualitas HD (High Definition).
Untuk membuat usaha video shooting pernikahan kelas menengah, peralatan kamera yang digunakan setidaknya sudah memiliki sensor 3CCD atau diatasnya, kamera ini biasanya memiliki bentuk fisik yang lebih besar dan kualitas gambar yang lebih bagus daripada kamera Handycam biasa. Pada umumnya, para usahawan video shooting pernikahan dikelas ini minimal menggunakan kamera Panasonic MD 10.000.

JIka Anda ingin mendirikan usaha video shooting pernikahan kelas atas, peralatan kamera juga harus lebih bagus dari yang kelas bawah. Selain kualitas kamera, kualitas Sumber Daya Manusia yang bekerja juga dituntut lebih profesional dan memiliki kepekaan artistik yang cukup tinggi. Para pengusaha video yang menembak segmen pasar tingkat atas ini selain peralatan dan SDM yang mumpuni biasanya mereka juga dituntut mampu mengemas video dokumentasi secara “berbeda”, unik dan memiliki konsep yang lebih jelas.
Untuk usaha video shooting pernikahan kelas atas harga video tidak terbatas pada banyaknya durasi yang disajikan, namun lebih pada konsep pengemasan dokumentasi. Bisa jadi video dengan durasi lima menit memiliki harga 20x lipat dari video dokumentasi pernikahan biasa yang durasinya rata-rata lebih dari 2 jam.
Untuk menghasilkann gambar video yang lebih bagus, biasanya para pengusaha video shooting pernikahan memiliki beberapa pelengkap peralatan kamera. Untuk mereka yang menembak segen pasar menengah kebawah biasanya hanya menggunakan Tripot guna menghasilkan gambar yang stabil. Sedangkan mereka yang menembak segmen pasar yang lebih tinggi biasanya peralatan kamera juga didukung dengan perlengkapan lain seperti tripot, portal jib, slider, steadycam, dan beraneka macam lensa untuk kamera.

2. Alat perekam suara / audio

Selain alat perekam gambar / video, bagi mereka yang mendirikan usaha video shooting pernikahan juga sudah banyak yang mempertimbangkan kualitas audio sehingga mereka juga sudah menyiapkan peralatan perekam audio secara khusus.

Bagi yang memiliki dana terbatas, alat perekam audio ini bisa menggunakan Laptop ataupun komputer yang disambungkan secara langsung ke mixer sound system. Sedangkan mereka yang memiliki dana lebih bisa menggunakan DV recorder (DVRs) dimana audio dan video direkam di satu tempat ini, sedangkan kamera hanya berfungsi sebagai penangkap gambar..

3. Mixer Video dan TV Monitor

Mixer video dan TV monitor ini dibutuhkan apabila kegiatan dokumentasi video shooting pernikahan menggunakan lebih dari satu kamera atau yang sering disebut multicam. Dengan menggunakan mixer video ini semua gambar dari kamera bisa dimasukkan dan dapat dilihat melalui TV monitor. Untuk output gambar dapat dipilih disini dan dapat ditampilkan langsung dalam televisi ataupun LCD Proyektor.

Ada banyak jenis dan merek mixer video ini, dari setiap merek memiliki fitur yang berbeda dan harga yang berbeda pula. Untuk mengoperasikannya biasanya dibutuhkan seseorang yang cukup ahli dalam editing video, karena hal ini sangat terkait dengan kemampuan memilih-memilah gambar yang akan ditayangkan. Biasanya hasil editan gambar dan suara dari mixer video ini bisa langsung ditransfer ke DV Recorders sehingga bisa mempercepat proses editing.

4. Lighting / lampu

Lighting dalam dokumentasi video shooting pernikahan selain berfungsi untuk penerangan juga berguna untuk men-stabilkan gambar video khususnya untuk keseimbangan warna. Ada banyak teknik lighting yang bisa digunakan dalam dokumentasi ini, ada yang dilakukan dengan menempelkan lampu di atas kamera, ada yang dilakukan dengan menambah orang dengan memegangi lampu disamping kameraman, dan ada pula yang memasang banyak lampu di area shooting sehingga kamera bisa leluasa bergerak kesana-kemari.

Ada banyak sekali jenis lampu yang bisa digunakan untuk dokumentasi video shooting pernikahan, lampu yang digunakan ini juga sangat tergantung dari kebutuhan dokumentasi. Beberapa pengusaha video shooting pernikahan ada yang menggunakan lampu jenis LED, ada yang menggunakan lampu CWC, dan bahkan ada yang menggunakan lampu Redhead maupun Blonde seperti yang sering digunakan untuk shooting sinetron.

5. Kabel Power dan Kabel RCA

Kabel power digunakan untuk hampir sebagian besar peralatan yang membutuhkan sumber daya listrik, seperti kamera, lampu, tv monitor, mixer video dan lain-lain. Sedangkan kabel RCA biasa digunakan untuk penyalur data video dan gambar yang menghubungkan kamera dengan mixer, mixer dengan DV recorders, DV recorders dengan sumber sound dan lain sebagainya.

Penggunaan berbagai kabel ini sebenarnya juga tergantung kebutuhan, jika lampu menggunakan LED biasanya cukup menggunakan baterai, sedangkan kamera biasanya juga sudah disiapkan baterai cadangan dengan kapasitas tertentu sehingga awet digunakan hingga acara selesai.

6. Komputer Editing

Komputer editing video merupkan salah satu perangkat yang digunakan untuk merangkai gambar dan suara yang telah dihasilkan dari kamera dan audio recorder. Jika editing dokumentasi telah dilakukan di mixer video saat acara berlangsung, komputer editing ini biasa digunakan untuk penyempurnaan gambar dan suara. Penyempurnaan ini misalnya menambahkan animasi, memberi suara backsound musik, memberi judul, dan merubah format/meng-kompresi dari DV, AVI, dll menjadi Mpeg atau yang lainnya agar video dapat diputar di DVD/VCD Player.
Selain digunakan untuk editing dan mengkompresi file video, komputer editing ini juga bisa digunakan untuk membuat desain cover DVD/VCD, bisa digunakan untuk duplikasi kepingan DVD/VCD untuk keerluan lainnya.

7. Printer

Printer dalam usaha video shooting pernikahan biasanya memiliki keguanaan yang tidak begitu banyak namun penting dimiliki. Printer ini biasanya digunakan untuk membuat cover DVD/VCD beserta label yang menempel pada kepingan disc.


Tips Membuat Lamaran Kerja yang Baik

Tips Membuat Lamaran Kerja yang Baik

Tips Membuat Lamaran Kerja - Membuat lamaran kerja yang baik memang sangat diperlukan agar bisa segera dipanggil tes tertulis atau tes wawancara kerja. Selain harus menyiapkan surat lamaran kerja biasanya juga harus dipersiapkan juga curriculum vitae (CV) sebagai pelengkap.
Untuk bisa memiliki lamaran kerja terbaik, jangan asal tulis, karena bagi perusahaan yang akan dilamar biasanya akan memilih surat lamaran dan curriculum vitae yang menarik pewawancara. Sayangnya, banyak yang masih menganggap remeh surat lamaran kerja dan CV tapi berharap mereka dipanggil untuk tes.
CV dan lamaran kerja adalah langkah awal dan paling penting untuk mendapatkan pekerjaan, oleh karena itu Anda harus memerhatikan dengan cermat.
Berikut ini beberapa tips penting dalam penulisan surat lamaran kerja dan CV:

1. Informasi yang benar

Menurut Cherry Zulviyanti Riadi Lukman, chief consultant assessment di Experd Consultant, hendaknya Anda mengisi segala informasi nyata yang benar tanpa direkayasa sedikitpun dalam surat lamaran dan CV Anda. Mulai dari data diri, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja dan prestasi yang pernah diraih.
“Jangan kita paksakan misalnya harusnya umur sudah tidak sesuai dengan batas minimal perusahaan yang dituju tapi malah memaksakan”.

2. Lengkap dan Padat

Cantumkan nama, alamat, status pernikahan, kemampuan-kemampuan, latar belakang pendidikan dan juga informasi-informasi tambahan lainnya dalam lamaran kerja dan CV yang sekiranya bisa menunjang profil Anda di mata staf personalia atau user. Misalnya pelatihan yang pernah diikuti, kursus atau pengalaman organisasi.
“Yang pasti kita membuat tulisan CV dan surat lamaran kerja itu singkat padat tapi bisa menjual diri kita. Tidak perlu bertele-tele yang penting bisa eye-catching”.

3. Mudah Dibaca

Pastikan surat lamaran kerja Anda terorganisir dan mudah dibaca. Font tulisan cukup besar agar HRD nyaman dan jelas membacanya. Setiap paragraf jangan terlalu panjang dan bertele-tele. Pastikan Anda menulis kalimat yang baik dan tidak diulang-ulang.

4. Teliti sebelum mengirim

Sebelum mengirimkan CV dan surat lamaran, periksa terlebih dulu resume Anda dan jangan sampai ada yang salah tulis. Jika melamar pekerjaan melalui email atau situs lowongan kerja, Anda juga perlu periksa ulang data-data di dalamnya.

5. Sertakan informasi tambahan yang mendukung

Sertakan pengalaman kerja atau kemampuan yang sesuai dengan bidang pekerjaan. Misalnya Anda pernah mengikuti training jurnalistik jika ingin melamar di perusahaan media, atau seminar manajemen. Bisa juga prestasi yang pernah didapatkan untuk menunjukkan keseriusan dalam melamar kerja.
“Prestasi juga perlu ditulis seperti lomba nyanyi atau tulis saja. Tidak masalah, setidaknya cukup menjual CV itu. Itu hanya sebagai informasi tambahan. Dengan begitu bisa dinilai kejujuran kita. Kejujuran yang utama, keseriusan juga, itu yang dicari, prestasi hanya menjadi info tambahan.”

6. Maksimum dua halaman

Tulis CV maksimum hanya dua halaman dan itu sudah mencakup semua informasi inti tentang Anda. Hanya profesional atau orang yang sudah pernah memegang jabatan tinggi, memiliki segudang pengalaman yang harus dicantumkan sehingga butuh kertas lebih dari tiga lembar.

7. Subjek Jelas

Jika mengirim surat lamaran kerja lewat email, pastikan subjek yang Anda cantumkan jelas (misalnya: ‘CV marketing’ atau ‘calon reporter’). File attachment juga harus jelas, seperti “lampiran portfolio” atau “contoh tulisan”.
Demikian beberapa tips menulis CV dan lamaran kerja, semoga bermanfaat.
Ini Jawaban Jitu Saat Wawancara Kerja

Ini Jawaban Jitu Saat Wawancara Kerja

Jawaban Jitu Saat Wawancar Kerja - Apakah Anda akan melakukan wawancara kerja dalam waktu dekat ini, atau Anda ingin pindah pekerjaan? Jangan remehkan sesi wawancara kerja. Sebab, menurut  penelitian, banyak pencari kerja gagal mendapatkan pekerjaannya karena kurang persiapan dan menganggap sepele wawancara kerja. Dikutip dari laman businessinsider, berikut ini beberapa pertanyaan yang bisa Anda pelajari, sekaligus jawabannya, sebelum melakukan wawancara kerja :
1. Bagamaimana jika Anda bekerja di sini selama lima tahun dan tidak dipromosikan? Banyak karyawan kami yang tidak mendapatkan itu. Apakah Anda akan frustasi?
Saya menganggap diri saya orang ambisius, tapi aku juga seorang yang praktis. Selama saya terus belajar dan tumbuh dalam posisi saya, saya akan bahagia. Setiap perusahaan mempromosikan orang pada tingkat yang berbeda, dan saya cukup yakin bahwa dengan bekerja di sini akan membuat saya termotivasi dan terstimulasi untuk beberapa tahun yang akan datang.

2. Dari resume Anda, sepertinya Anda dipecat dua kali. Bagaimana perasaan anda akan hal tersebut?

Setelah saya sembuh dari shock kedua kali itu akan membuat saya merasa lebih kuat. Memang benar bahwa saya dipecat dua kali, tapi saya juga berhasil bangkit kembali kedua kali. Jika pekerjaan ini memberi saya tanggung jawab lebih, membayar saya dengan lebih banyak uang, dan saya berada di perusahaan yang lebih baik. Maka semangat saya sangat tinggi disini.

3. Berapa jam dalam seminggu anda biasanya bekerja, dan mengapa?

Saya biasa kerja selama berjam-jam dengan waktu cukup panjang. Dengan adanya tambahan waktu ini, saya akan mencoba untuk menemukan cara guna ‘menambah nilai’ pada setiap tugas yang saya kerjakan. Ketika klien membaca laporan dari perusahaan ini, saya ingin mereka berpikir bahwa tidak ada yang bisa melakukan pekerjaan tersebut kecuali perusahaan ini.

4. Apakah lebih penting untuk menjadi beruntung atau terampil?

Saya pikir itu lebih penting untuk menjadi beruntung, meskipun menjadi sangat terampil dapat membantu untuk menciptakan lebih banyak peluang.
5. Kapan Anda berpikir Anda akan mencapai puncaknya dalam karir?
Saya seorang yang sehat, kuat, bermental untuk selalu aktif, jadi saya tidak pernah berpikir soal mencapai puncak dalam karir saya. Saya pikir yang penting adalah seberapa pengetahuan yang ada dalam diri saya.
6. Apakah Anda menganggap diri seorang pemimpin?
Oh, ya, tentu saja. Saya memiliki semua kualitas seorang kepemimpinan. Saya seorang yang ekstrover, tapi saya juga bisa menjadi pendengar yang hebat. Saya menganggap diri saya sebagai seorang yang mempunyai ide yang besar, tetapi saya juga bisa keras kepala dan praktis bila diperlukan.

7. Dapatkah Anda menjelaskan pekerjaan apa yang menjadi impian Anda?

Ini adalah pekerjaan impian saya dan itulah sebabnya saya berada disini.
8. Apakah Anda lebih suka mendapatkan izin dari atasan Anda sebelum melakukan sebuah proyek baru?
Selama minggu pertama saya di tempat kerja, saya akan bertanya atasan saya bagaimana dia akan memilih saya untuk menangani proyek. Jika dia bilang dia ingin saya untuk menjalankan ide yang pertama, saya akan mematuhi. Saya pikir tantangan yang nyata adalah mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja Anda, dan saya orang yang fleksibel.
9. Apakah Anda akan bersedia untuk memulainya dari posisi entry-level lagi?
Kadang-kadang Anda perlu mengambil langkah mundur untuk memindahkan karir Anda ke depan. Kerja yang dimulai pada peran entry-level akan memungkinkan saya untuk mempelajari bisnis Anda dari bawah ke atas.

10. Apakah sebuah perusahaan membutuhkan pekerja b (kedua)? atau lebih baik hanya memiliki pekerja a (utama) pada level staf, dan mengapa?

Saya percaya bahwa perusahaan perlu keduanya yaitu pekerja A dan B. Ketika Anda melempar bisnis baru, Anda ingin pekerja A di lini depan. Namun di balik pekerja A ini, Anda memerlukan yang B yang bisa menuntaskan rincian proyek dan menyerahkan tongkat pekerjaan sehari-harinya kepada mereka. Memiliki terlalu banyak pekerja di tim A akan mengarah pada bentrok ego dan tidak teratur.


JASA SEO

More »

JASA WEBSITE

More »